Senin, 09 April 2012

TUGAS 8 & 9 TEORI ORGANISASI UMUM 2


STRUKTUR PASAR

PASAR

Pasar merupakan tempat bertemunya pembeli dan penjual,dimana ada barang/jasa,serta kesepakatan dalam bertransaksi

Jenis – jenis struktur pasaral; persaingan sempurna,pasar dimana terdapat banyak pembeli dan penjual, monopoli dan monoplistik, pasar diman terdapat satu penjual , banyak pembeli,oligopoli,pasar dimana terdapat beberapa penjual dan banyak pembeli

Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna adalah struktur pasar yang ditandai oleh jumlah pembeli dan penjual yang sangat banyak. Banyak pesaing. Bila produsen pada pasar persaingan ingin mendapat keuntungan atau profit maksimum, tidak bisa dilakukan, karena harga ditentukan oleh pasar. Produsen hanya sebagai price taker.

Profit maksimum atau P maks tercapai pada tingkat produksi dimana MR = MC.

Ciri – ciri pasar Persaingan sempurna:

Pembeli dan Penjual sangat banyak

Produknya Homogen

Tidak adanya Barrier to entry/exit

Pembeli dan penjual mempunyai pengetahuan yg sempurna mengenai Pasar

Mobilitas Sumber – sumber ekonomi relatif sempurna

Pasar monopoli dan monopolistic

Pasar persaingan monopolistik adalah struktur pasar yang sangat mirip dengan persaingan sempurna tetapi yang membedakan dengan pasar persaingan sempurna ialah bahwa pada pasar ini produsen mampu membuat perbedaan-perbedaan pada produknya (differensiasi produk) dibandingkan produsen lain.

Pasar monopolistik adalah pasar dengan produsen sangat banyak, hanya saja produk yang dihasilkan berbeda (tidak seragam), atau unik. Banyak pesaing, namun produknya berbeda beda. Bila produsen pada pasar persaingan ingin dapat keuntungan atau profit maksimum, masih bisa dilakukan, karena harga dapat dipengaruhi oleh produsen. Produsen dapat bertindak sebagai Price Setter.

Profit maksimum atau P maks tercapai pada tingkat produksi dimana MR = MC.

Ciri – ciri Pasar monopli :

Hanya ada 1 penjual

Barrier to Entrynya sangat besar

Tidak ada Close subtitute

Kerugian masyarakat karena Pasar Monopoli:

a. Berkurang atau memburuknya efisiensi dan daya saing ekonomi nasional

b. Berkurang atau hilangnya sebagian kesejahteraan masyarakat

Pemerintah sebagai eksekutif penyelenggara negara, bertugas melindungi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat..Berkaitan dengan pasar monopoli ini, yang dirugikan adalah masyarakat konsumen, dan Ekonomi nasional secara keseluruhan, maka pemerintah perlu melakukan langkah mempengaruhi pasar (market intervention), melalui:

a. Penetapan harga tertinggi (Ceiling Price)

b. Menjaga kelancaran distribusi barang dan jasa (distribution channel)

Manfaat dari Pasar Monopoli:

a. Monopoli untuk menekan biaya produksi

b. Monopoli untuk menjaga penggunaan sumberdaya yang sangat terbatas

Contoh pasar monopoli antara lain, yaitu PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang menyediakan kebutuhan listrik di Indonesia.

Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah pasar dimana hanya ada beberapa produsen. Hanya ada beberapa pesaing. Bila produsen yang olipolis ingin dapat keuntungan atau profit maksimum, bisa dilakukan dengan jalan berkolaborasi (kerjasama) dengan dengan produsen lain menurunkan supply, sehingga harga jual menjadi meningkat. Produsen dapat bertindak sebagai Price Setter.

Profit maksimum atau P maks tercapai pada tingkat produksi dimana MR = MC.

Ciri – ciri pasar Oligopoli:

Terdapat beberapa Pembeli ,Penjual banyak

Produknya Homogen

Terdapat Barrier to entry

Promosi diperlukan u/ persaingan

Terbentuknya pasar oligopoly ini didorong oleh adanya hambatan (barriers) untuk masuk pasar bagi pemain atau produsen baru. Hambatan untuk masuk pasar yang dihadapi oleh pemain atau produsen baru ini, antara lain disebabkan oleh paling tidak 2 (dua) faktor, yaitu:

1. Besarnya Skala Ekonomis dari industri tersebut

Pada umumnya untuk industri yang padat modal dan teknologi, seperti industri logam dan kimia, biasanya memiliki skala ekonomis, atau Titik Impas (Break Event Point) yang besar.

2. Tingkat kerumitan (Kompleksitas) pengelolaan usaha yang tinggi

Karena rumitnya pengelolaan usaha ini, baik dari segi teknologi, jaringan usaha, pemasok dan sebagainya, menyebabkan tidak banyak pemain atau produsen baru yang mampu masuk pasar. Hal ini menyebabkan halangan (bariiers) untuk masuk pasar relatif tinggi.

Karakteristik Pasar Oligopoli:

- Hanya ada sedikit (beberapa) jumlah produsen atau pemain dipasar monopoli

- Produk yang dihasilkan bisa seragam (homogeen) atau berbeda (differentiate)

- Relatif tinggi dan terjaganya loyalitas konsumen

- Relatif tingginya hambatan masuk dan keluar pasar (Entry and Exit barriers)

Contoh pasar oligopoli antara lain, yaitu di Indonesia terdapat dengan mudah dijumpai pasar semen, pasar layanan operator selular, pasar otomotif,

Hambatan – hambatan Oligopoli :

Skala Ekonomis

Ongkos/biaya produksi yg berbeda

Keistimewaan hasil produksi

Referensi:

Pengantar ekonomi,Pratama R,Mandala M, UI, Jakarta,2004

Pengantar Ekonomi, Iskandar Putong,Ghalia,jakarta,2003

Tidak ada komentar:

Posting Komentar